Buakakakakakakak… with Dimas – View on Path.

Buakakakakakakak… with Dimas – View on Path.

Iya ~ with Dwi – View on Path.

Iya ~ with Dwi – View on Path.

Hanya di negara demokrasi poster ini bisa bebas beredar. – View on Path.

Hanya di negara demokrasi poster ini bisa bebas beredar. – View on Path.

Thought via Path

Perempuan memang diciptakan untuk dimintai pendapat, sedangkan laki-laki diciptakan untuk dimintai pendapatan. – Read on Path.

Modus penipuan yang ini sedikit lebih pintar, menggunakan flash message agar terlihat seperti notifikasi resmi dari provider. Keep hati-hati tetap waspada! – View on Path.

Modus penipuan yang ini sedikit lebih pintar, menggunakan flash message agar terlihat seperti notifikasi resmi dari provider. Keep hati-hati tetap waspada! – View on Path.

Alone, and abandoned. – View on Path.

Alone, and abandoned. – View on Path.

Lazada Blogger Gathering - Yogyakarta
Kapan? Minggu, 9 Maret 214 pukul 13.00 – 18.00 WIBDimana? Bulaksumur Meeting Room, Gadjah Mada University Club Jl. Pancasila No 2 Bulaksumur UGM, Jogjakarta More Info: http://bloggerjogja.org/lazada-affiliate-gathering-jogja/ Registration Form: https://docs.google.com/forms/d/1kja1eJwVDGwiCDw59WAOy9s4URXMXfvKyx9yH4nKrUA/viewform

Lazada Blogger Gathering - Yogyakarta

Kapan?
Minggu, 9 Maret 214 pukul 13.00 – 18.00 WIB
Dimana?
Bulaksumur Meeting Room,
Gadjah Mada University Club
Jl. Pancasila No 2 Bulaksumur UGM, Jogjakarta

More Info: http://bloggerjogja.org/lazada-affiliate-gathering-jogja/
Registration Form: https://docs.google.com/forms/d/1kja1eJwVDGwiCDw59WAOy9s4URXMXfvKyx9yH4nKrUA/viewform

Allah itu Milik Islam, Tuhan itu Milik Non-Islam!

Setelah Malaysia, kini giliran Brunei yang banned non-muslim (sebenernya gak mau pake istilah non-muslim, tapi apa ada istilah lain?) yang melarang kata-kata yang sudah ditetapkan oleh badan syariah negara tersebut, termasuk kata “Allah”.

Sebenarnya saya tidak memiliki banyak ilmu dan referensi tentang penggunaan kata “Allah”, boleh tidaknya digunakan oleh kaum diluar Muslim, tapi ini menggelitik, sementara kaum Christian ada menyebut kata “Allah” untuk menyebut “Tuhan Bapak” (Koreksi jika saya salah).

Lalu, apa kata pengganti untuk menyebut “Allah”? “Tuhan” sudah pasti.

Lalu, pernah suatu waktu saya update facebook “Puji Tuhan”, dan ada sebuah komentar yang kurang lebih bunyinya seperti ini “Kamu kaya orang kristem pake ‘tuhan’, ‘Allah’ dong!” mungkin seperti itu lah maksudnya. Tapi menurut saya, Tuhan itu bisa digunakan kaum mana saja yang percaya akan tuhan, Islam, Hindu, Christian, atau bahkan yang tidak mempercayai tuhan boleh menggunakan kata Tuhan.

Menurut saya, Tuhan adalah kata generic untuk apa yang kita sembah, apa yang kita Maha Agungkan, bukan sebagai pertanda bahwa seseorang memeluk agama tertentu saat menggunakan kata Tuhan. Sila pertama adalah “Ketuhanan yang Maha Esa” dan itu mencakup semua Tuhan dari setiap agama yang ada di Indonesia.

Lalu, apa kata pengganti untuk “Azan, Baitullah, Al Quran, Allah, fatwa, Firman Allah, hadits, haji, Hukum syara, ilahi, Ka’bah, kalimat syahadat, kiblat, masjid, imam, mufti, mukmin, shalat, dan wali” yang ‘diharamkan’ Brunei untuk non-muslim?

9gag:

Oooppss… Wrong pipe

Buakakakakaak…

9gag:

Oooppss… Wrong pipe

Buakakakakaak…

Buat yang kebelet nikah tapi belum ada calon, tokobagus ada lho jual “Rumah Tangga”. – View on Path.

Buat yang kebelet nikah tapi belum ada calon, tokobagus ada lho jual “Rumah Tangga”. – View on Path.